I Think I am in Love
Sejak dahulu aku tidak pernah menganggapnya ada. Tidak, meski tiba-tiba keberadaannya menjadi buah bibir di divisi tempatku bekerja. Smith, Edmund, bahkan Steve yang kutahu sudah memiliki kekasih. Secara mendadak berubah menjadi pria nakal tukang menggoda. Kejadian ekstrim itu berulang-ulang dan terjadi dalam kurun waktu tidak sebentar. Tepatnya tiga bulan sejak perempuan itu menjejakan kaki di perusahaan sebagai manager marketing. Kedudukannya yang dipenuhi ketiganyalah yang menyebabkan dia mendadak menjadi selebritis. Tidak hanya itu mereka juga menjulukinya Princess Charming. Namun sungguh aku tak mengerti apa yang mengasikan dari perangai perempuan itu ? Pukul enam belas lewat empat puluh lima tujuh menit. Kurasa aku akan bermalam lagi. Jam pulang kantor telah terlewati, hiruk pikuk rekan kerjaku berangsur hilang. Mereka telah lebih dulu pamit untuk mulai mengurusi kehidupan pribadi masing-masing. Aku juga sebetulnya tak begitu memiliki pekerjaan penting yang mesti diselesai...